[ Doa Nabi Yusuf Kepada Zulaikha ]
"Ya Allah,sampaikan salam rinduku kepada ...... ( nama penuh insan tersebut ),
sehingga aku menjadi kerinduannya.. Amin.."
Semoga MELIHAT kebahagiaan orang lain yang tidak pernah kita kecapi itu, masih mampu membuat kita TERSENYUM, REDHA dengan ketetapan-NYA, SABAR dengan ketentuan-NYA, dan BERSANGKA BAIK dengan aturan-NYA
InsyaALLAH, semoga dalam KEKURANGAN dan KEPAYAHAN..
kita masih mampu MENDOAKAN kesejahteraan insan lain..
semoga tidak timbul iri hati dan dengki,
semoga yang lahir dari sudut hati adalah DOA yang TULUS dan BISIKAN IKHLAS,
“saya tumpang bahagia”
Semoga melihat kebahagiaan orang lain itu, menjadi KEBAHAGIAAN buat kita..
"Ya Allah,sampaikan salam rinduku kepada ...... ( nama penuh insan tersebut ),
sehingga aku menjadi kerinduannya.. Amin.."
Semoga MELIHAT kebahagiaan orang lain yang tidak pernah kita kecapi itu, masih mampu membuat kita TERSENYUM, REDHA dengan ketetapan-NYA, SABAR dengan ketentuan-NYA, dan BERSANGKA BAIK dengan aturan-NYA
InsyaALLAH, semoga dalam KEKURANGAN dan KEPAYAHAN..
kita masih mampu MENDOAKAN kesejahteraan insan lain..
semoga tidak timbul iri hati dan dengki,
semoga yang lahir dari sudut hati adalah DOA yang TULUS dan BISIKAN IKHLAS,
“saya tumpang bahagia”
Semoga melihat kebahagiaan orang lain itu, menjadi KEBAHAGIAAN buat kita..
"Ya ALLAH..Bila kehadiranku MENGANGGU hatinya, tidak membawa KEBAIKAN padanya, maka Kau pisahkanlah kami biarpun kami terluka..... Bila aku TIDAK LAYAK dan bukan yang terbaik untuknya..maka Kau jauhkanlah aku darinya..Bila bukan aku yang TERTULIS untuk melengkapkan separuh dari agamanya, maka JARAKKAN kami agar tidak timbul rasa yang mengundang KECEWA"......Amin ya rabbal alamin...
Andai kehadiranku punca GOYAHNYA IMANMU, maafkan aku.. Andai kehadiranku punca HATIMU MERANA, maafkan aku.. Andai kehadiranku punca LALAINYA HATIMU, maafkan aku.. Sungguh, itu semua BUKANLAH NIATKU.. Ya Allah, ku akui KELEMAHAN dan KESILAPANKU.. andai pernah diriku menjadi PUNCA jauhnya seseorang hamba daripadaMu, AMPUNIKU Ya Allah..
| khas buat diri EIRA dan insan yang tersayang |











0 comments:
Post a Comment